top of page

Sertifikasi Profesi di Bidang IT - Pertemuan Ke-5 Mata Kuliah Etika Profesi

Mata Kuliah Etika Profesi program studi Teknologi Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Jember. Pertemuan ke-5 materi ke-4 oleh Dosen Prof. Drs. Slamin, M.COmp.Sc.,Ph.D.
(source gif : kartika's personal editing)

Hallo !!! bertemu lagi pada blog ke-4 saya Kartika Indah Widyas Tantri. Pada blog kali ini kita akan bersama-saama belajar mata kuliah Etika profesi dengan topik "Sertifikasi Profesi di Bidang IT" yang disampaikan oleh Prof. Drs. Slamin, M.Comp.Sc., Ph.D. pada pertemuan ke-5, Yuk simak materinya :)

PENTINGNYA SERTIFIKASI PROFESI

Menurut Badan Nasional Standarisasi Profesi (BNSP) sertifikasi profesi adalah sertifikasi kerja yang diperlukan untuk mendapatkan atau meningkatkan kompetensi tertentu. Istilah Sertifikasi Profesional seringkali digunakan untuk menunjukkan kemampuan atau kualifikasi seseorang berdasarkan atribut atau kriteria yang telah ditentukan oleh sebuah organisasi atau badan atau lembaga pengembangan yang sudah terakreditasi.


Sebutan ‘sertifikasi’ atau ‘kualifikasi’ tersebut ditetapkan bagi tenaga profesional untuk menjamin kualifikasi dalam melakukan tugas atau pekerjaan tertentu. Sebanyak 93% manajer perusahaan mengatakan mencari IT profesional yang tepat untuk mengisi lowongan kerja merupakan tantangan terbesar. Sertifikasi membantu membantu membuktikan bahwa seseorang memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk menyelesaikan pekerjaan. Sertifikasi memudahkan untuk menemukan IT Profesional yang tepat. Dengan memasukkan sertifikasi IT sebagai requirement dalam lowongan kerja, manajer dapat mengurangi jumlah resume unqualified yang masuk.


(source : wix)

MANFAAT SERTIFIKASI PROFESI

Hampir sebagian besar perusahaan yang bergerak di bidang IT telah memiliki IT Profesional yang bersertifikat. Survey membuktikan bahwa pekerja yang bersertifikat terlihat lebih percaya diri dan terampil dalam pekerjaannya, memiliki pengetahuan yang lebih luas, lebih cepat dalam menyelesaikan pekerjaannya, lebih bisa diandalkan, dan memiliki performa yang lebih dibandingkan pekerja yang belum bersertifikat. Pada akhirnya, manajer semakin menyadari betapa pentingnya sertifikasi IT. Sebanyak 94% manajer HR berekspektasi sertifikasi IT akan terus berkembang ke depannya. Manajer setuju bahwa di era ini, sertifikasi sangat diperlukan untuk memvalidasi keahlian calon karyawan. 88% manajer percaya bahwa hal ini penting untuk diuji setelah pelatihan atau training untuk mengonfirmasi ilmu pengetahuan yang didapat. 98% sumber mengatakan setidaknya beberapa manfaat khusus dari Ujian Sertifikasi dari pada pelatihan sendiri antara lain:

1. Validasi pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik

2. Meningkatkan nilai atau kredibilitas pelatihan

3. Meningkatkan pengetahuan

4. Demonstrasi kemampuan

5. Keterampilan dan pengetahuan untuk jangka waktu yang lama

Sertifikasi IT juga memiliki keuntungan dalam individu, contohnya:
  1. Mewujudkan keunggulan kompetitif. Ketika seseorang telah mengikuti pelatihan yang tidak ditempuh oleh individu lain, itu akan membuatnya selangkah lebih maju. Sertifikasi dapat membedakan seorang individu profesional dengan profesional lain di bidang yang sama, menunjukkan bahwa individu tersebut memiliki komitmen yang ditunjukkan untuk memahami dan unggul dalam profesi yang dia geluti. Hal tersebut dapat memberi keuntungan yang sangat penting di pasar kompetitif saat ini.

  2. Meningkatkan efisiensi. Sertifikasi profesional juga dapat membantu memberikan fondasi yang kuat bagi bisnis independen. Pelatihan, informasi, dan pengetahuan lanjutan yang diperoleh dari training khusus dapat memberi pengetahuan dan strategi teknis terbaru yang akan berfungsi untuk memandu dan mengarahkan dalam pelaksanaan proyek, memungkinkan seorang individu untuk mengelola semua aspek pekerjaan dengan lebih efektif.

  3. Meningkatkan potensi penghasilan. Waktu dan upaya yang diinvestasikan dalam sertifikasi profesional sering menghasilkan peningkatan pendapatan. Sebagian besar klien akan memahami biaya yang lebih tinggi yang terkait dengan pelatihan khusus dan bersedia membayar konsultan yang memiliki sertifikasi industri. Misalnya, penerima sertifikasi Project Management Professional (PMP) akan menerima gaji 26% lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak bersertifikat PMP.

  4. Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan. Dengan memperoleh informasi atau teknik dalam pelatihan sertifikasi profesi, seorang individu dapat menghindari kebiasaan kerja yang mungkin menyebabkan inefisiensi atau kualitas hasil kerja sambil meningkatkan kompetensi. Hal ini dapat meningkatkan keterampilan dan kepercayaan diri untuk mencoba hal baru yang berdampak positif pada pekerjaan.

  5. Membangun kredibilitas profesional. Ada peningkatan jumlah perusahaan, nirlaba, dan organisasi pemerintah yang ketika bekerja dengan konsultan independen ingin atau perlu untuk melibatkan mereka yang memiliki sertifikasi tertentu dari program yang diakui. Sertifikasi menunjukkan komitmen terhadap profesionalisme yang unggul, menjunjung tinggi standar industri, dan pembelajaran berkelanjutan.

Jenis – Jenis Sertifikasi IT (Best of 2017)

Sekitar 75% manajer TI percaya bahwa sertifikasi penting untuk kinerja tim. Perusahaan dapat menggunakan sertifikasi IT untuk investasi, mempertahankan dan mempromosikan karyawan yang menjanjikan. Sertifikasi IT yang dimiliki karyawan juga akan meningkatkan keseluruhan kualitas layanan yang ditawarkan kepada pengguna jasa IT. Serta, teknisi yang bersertifikast melaksanakan tugas secara lebih konsisten, meningkatkan kehandalan IT dan organisasi.

(source : kartika's personal editing)

Comentários


Drop Me a Line, Let Me Know What You Think

Thanks for submitting!

© 2023 by Train of Thoughts. Proudly created with Wix.com

bottom of page